Makna Al-Birru ( الْبِرُّ ) dan At-Taqwa (التَّقْوَى) Dua kata ini, memiliki hubungan yang sangat erat. Karena masing-masing menjadi bagian lainnya. Secara sederhana, al-birru (الْبِرُّ ) bermakna kebaikan. Kebaikan dalam hal ini adalah kebaikan yang menyeluruh, mencakup segala macam dan ragamnya yang telah dipaparkan
Dua jenis kebaikan Allah kepada hamba-Nya. Kebaikan Allah Ta’ala kepada hamba-Nya ada dua jenis, yaitu: Pertama, kebaikan yang sifatnya umum. Kebaikan ini mencakup seluruh makhluk Allah Ta’ala. Tidak ada satu pun makhluk yang tidak mendapat nikmat dan kebaikan dari Allah Ta’ala. Allah Ta’ala berfirman,
4) Seberapa semangat kita memerintah kebaikan 5) Seberapa kuatkah kita mencegah kemungkaran 6) Seberapa pedulikah kita terhadap nasib sesama muslim 7) Dan masih banyak lagi.. 11. Jika kita ingin meningkatkan kadar keimanan kita kepada Allah, giat dalam beribadah dan semangat dalam melakukan amal kebaikan lainnya, maka mulailah dengan sedekah.
Salah satu amal kebaikan yang mendatangkan banyak keutamaan adalah silaturahmi. Diantaranya adalah Allah akan menghapus kesalahan dan mengampuni dosa-dosa yang pernah dilakukan. Lebih dari itu, dengan rajin melakukan silaturahmi, maka Allah akan memasukkan hamba-Nya ke dalam surga. Hal ini diperkuat dengan sebuah riwayat hadis shahih berikut ini:
Bukhari Muslim) Hadits Riwayat Abu Daud ra: “Jauhilah olehmu sifat dengki, karena sesungguhnya dengki itu memakan kebaikan-kebaikan seperti api memakan kayu bakar: ” (HR. Abu Dawud). Dari hadits diatas jelaslah bahwa perbuatan hasadlah yang bisa menghapus kebaikan sebagaimana api membakar kayu bakar atau api membakar semak belukar.
“Tidaklah seorang hamba bersujud kepada Allah dengan satu kali sujud kecuali Allah akan menetapkan satu kebaikan baginya, menghapuskan satu kesalahan baginya dan mengangkat satu derajat baginya, maka perbanyaklah sujud oleh kalian.”7. 5. Ikhlas dalam melakukan qiyaam Ramadhaan (shalat malam pada bulan Ramadhan)
2. Taubat sejati bukan hanya berhenti dari berbuat maksiat, namun juga berbalik menuju kebaikan dan berusaha dengan sungguh-sungguh untuk tetap berada di jalan kebaikan itu. 3. Kebahagiaan dicapai melalui tiga hal: 1) Bersabar ketika diuji, 2) Bersyukur ketika menerima nikmat, dan 3) bertaubat atas dosa-dosa.– Ibn al-Qayyim. 4.
Perkara 26. 1)Setiap orang adalah berhak kepada pelajaran. Pelajaran hendaklah diberikan percuma, sekurang-kurangnya pada peringkat awal dan asasnya. Pelajaran peringkat awal hendaklah diwajibkan. Pelajaran teknikal serta profesional hendaklah disediakan untuk umum dan pelajaran tinggi hendaklah mempunyai akses yang samarata kepada semua orang
Sebagai Muslim tak jarang kita melakukan kesalahan dan kekhilafan. Namun sadarkah bahwa ada dosa-dosa yang jika dilakukan, maka hal itu bisa menghapus amal kebaikan yang telah diperbuat. Bahkan dosa-dosa tersebut dapat menyebabkan seseorang tergolong pada orang yang bangkrut di akhirat kelak. Berikut tujuh perkara yang dapat menghapus amal
Pendek kata, satu kebaikan tidak sebanding dengan menghapus satu kesalahan, justru satu kebaikan sebanding dengan menghapus banyaknya kesalahan. Dimana amal kebaikan yang dikerjakan itu setara dengan sepuluh kebaikan bahkan belipat-lipat sampai 700 kebaikan. [Muhammad Syamlul, hlm. 73] Tafsir Surat Hud ayat 114 Menurut Sebagian Mufasir
EFZvr.